Cari

Kinan Manis

Sekadar Curahan Hati

bulan

Januari 2017

We Love PGSD

bingung-menentukan-jurusan-kuliah
masukuniversitas.com

Tahun 2017 sudah dimulai. Hawa panas persaingan masuk perguruan tinggi negeri mulai terasa. Belum lama ini dikti sudah merilis jadwal SNMPTN dan SBMPTN. Aku jadi ingat betapa dulu menantikan saat-saat seperti ini. Bersaing dengan seluruh siswa kelas tiga dan empat SMK/SMK se-Indonesia.

Mendaftar seleksi masuk PTN, tak dapat dipisahkan dengan kegiatan memilih jurusan kuliah. Memilih jurusan kuliah merupakan hal yang sangat penting bagi setiap orang. Pilihan terhadap jurusan itu, sedikit banyak akan menentukan masa depan seseorang. Karena itu, pemilihan terhadap jurusan yang akan dipilih hendaknya berdasar pada hati nurani, bukan karena paksaan. Continue reading “We Love PGSD”

Iklan

Tentang Si Pemilik Senyum Manis, Park Bo Geum

korean-bogum-park-bogum-park-bo-gum-favim-com-3814923

Hai hai!! Kali ini aku mau nulis mengenai salah satu aktor yang baru bersinar di hatiku. Lebay banget deh. Aktor yang satu ini sudah aku ketahui sejak beberapa dramanya terdahulu, namun aku baru kepincut di dramanya yang satu ini.

Di drama ini aku kepincut dengan senyumnya yang polos manis gimana gitu. Dia itu seperti apa adanya. Ganteng iya, polos kayaknya enggak, tapi banyakan iya-nya, aktingnya jempol sudah pasti. Tapi inilah kekurangannku, rasa tertarik datang terlambat. Orang-orang sudah pada suka sejak drama pertamanya, aku baru menoleh pada dia di drama ini. Hayooo, siapakah aktor yang aku maksud? Udah tau pasti, tuh fotonya di atas.

Continue reading “Tentang Si Pemilik Senyum Manis, Park Bo Geum”

Review: W

w-korean-drama

Belakangan ini pecinta drama korea sedang gandrung dengan satu drama yang lain dari biasanya. Apabila biasanya drama korea bergenre romance, maka cerita drama yang satu ini tidak penuh dengan kisah romantis atau pengkhianatan orang ketiga. Mungkin selama ini drama korea sering berkutat pada masalah seperti itu ya? Tapi tenang, drama ini sangat segar dan awalnya saya jamin kalian tidak menyesal menontonnya.

Drama yang mempunyai judul hanya satu huruf ini mampu menyedot banyak perhatian. Pertama, drama ini dibintangi oleh Lee Jong Suk. Aktor yang satu ini sudah tak diragukan lagi kemampuan aktingnya. Drama dia yang sebelumnya pun pasti mencetak rekor atau rating yang tinggi, sebut saja Pinnochio dan I Can Hear Your Voice. Lee Jong Suk sendiri, sering disebut aktor yang pandai memilih drama yang bagus. Tak heran dong dengan rekor drama yang ia raih ini? Continue reading “Review: W”

Review: Romantic Doctor, Teacher Kim

romantic-doctor-teacher-kim-61393

Aku mau merivew drama yang aku tunggu-tunggu setiap Senin dan Selasa malam. Drama ini lain dari drama korea yang biasanya menye-menye. Ini tidak. Karena drama ini bergenre medical. Drama ini baru saja tamat kemarin hari Senin yang dilanjut dengan penayangan episode spesial. Penasaran? Romantic Doctor, Teacher Kim, judulnya.

Sejujurnya, pada awalnya aku agak aneh mendengar judulnya. Romantic Doctor, Teacher Kim. Seorang dokter romantis yang juga seorang guru. Seorang mantan dokter yang beralih profesi menjadi seorang guru. Aku pikir ceritanya seperti itu. Tapi ternyata pemikiranku yang sudah dicekoki banyak drama korea ini salah. Continue reading “Review: Romantic Doctor, Teacher Kim”

Review: My Annoying Brother (2016)

my-annoying-brother

Aku mau mereview film yang baru saja aku tonton. Aku tertarik nonton film ini karena pemainnya Kyung Soo, yang ganteng itu. Sudah tau kan, film yang aku maksud yang mana? Yup, My Annoying Brother.

Film yang diproduksi Film Good Choice Cut Picture ini dirilis di Korea Selatan pada tanggal 23 November 2016. Sedangkan di Indonesia baru tayang di bioskop pada tanggal 21 Desember 2016. Film ini cukup sukses karena bisa meraup satu juta penonton dalam waktu empat hari. Tak hanya itu, film ini termasuk dalam Box Office dengan total pendapatan 19,23 USD pada 19 Desember 2016. Keren, kan? Continue reading “Review: My Annoying Brother (2016)”

Jodoh Berkepala Dua

puzzlejodoh

Usia 20 merupakan usia yang paling membuatku bimbang untuk menentukan masa depan. Di usia ini aku harus sudah dewasa dalam menyikapi sesuatu. Aku bukanlah remaja belasan yang selalu mengeluh dan gamang dalam memutuskan sesuatu.

Aku sadar betul betapa aku menyesal dengan keputusan yang aku buat saat umurku masih berkepala satu. Keputusan itu penuh dengan keragu-raguan dan intervensi dari berbagai pihak. Kadang pula, aku hanya mengkuti apa yang sudah diputuskan oleh orang lain. Continue reading “Jodoh Berkepala Dua”

Cerpen: Si Konyol, Mita

 

kartuncwe01
deloiz.blogspot.com

Aku tertawa terbahak-bahak mendengar cerita tentang majikanku. Dia ini pintar, tapi bodoh. Setiap hari, ada saja hal konyol yang ia ceritakan. Kemarin ia cerita dihukum guru karena ketahuan menonton doraemon saat pelajaran di layar ponsel pintarnya. Sedangkan hari ini, ia bercerita saat di sekolah, ia salah mengenali seorang kakak tingkat menjadi adik tingkatnya. Poin konyolnya adalah ia melakukan itu di depan kelasnya!

“Tapi dia itu pintar!” bantah buku tebal yang baru Mita beli.

“Aku tadi berkata apa memang? Dia itu pintar tapi bodoh,” aku kembali tertawa tak tertahan.

“Pensil!” pekik buku tebal tak terima.

Mita menggeliat dari tempat tidurnya. Matanya sedikit terbuka. Namun untungnya sedetik kemudian ia menutup matanya kembali.

“Tidak usah berteriak. Aku dengar kok,” ucapku santai setelah merasa majikannya itu kembali terlelap. Continue reading “Cerpen: Si Konyol, Mita”

Cerpen: Aku (tidak) Cantik

scooter-156840_640

Oleh: Wenny Kinanthi

Aku baru merasakan betapa cantik itu penting. Di dunia perkuliahan seperti ini, para pria secara gamblang mengatakan bahwa seorang wanita hendaknya cantik dan menarik. Ketika dia tidak cantik, maka dia tidak diperdulikan dan ditinggalkan.

Dunia seorang wanita cantik dan tidak cantik berbeda 180 derajat. Ketika seseorang wanita memiliki paras yang cantik, kemudahan seolah menggenggam tangannya. Jalannya begitu lurus tanpa hambatan. Kalaupun ada rintangan, selalu ada malaikat penolong yang membantunya. Ketika berpakaian, apapun akan terasa pantas disandangnya. Sehingga membuatnya semakin cantik.

Sedangkan bagi wanita yang tidak cantik, dunia seperti tak berpihak padanya. Dunia menjadi musuh yang sangat membencinya, termasuk pion-pion di dalamnya. Ia harus berusaha keras untuk mendapatkan pengakuan orang lain. Ketika memakai pakaian tertentu, selalu saja ada yang mengatakan bahwa tidak cocok, kurang ini atau kurang itu.

Aku sangat merasakannya. Aku seorang wanita semester lima di salah satu perguruan tinggi biasa dengan penampilan yang biasa pula. Rambutku kuikat kuda, memakai kaos putih yang kontras dengan kulitku yang cukup gelap, dipadukan dengan celana jeans murahan. Penampilanku terlalu biasa bagi seorang wanita kuliahan. Continue reading “Cerpen: Aku (tidak) Cantik”

Cerpen: Pengejar Nilai Sempurna

jantung-sehat-nilai-matematika-anak-pun-meningkat-577a0bfb1397730c084d775e

Oleh: Wenny Kinanthi

Suasana kelas XI IPS 2 kini tengah riuh rendah. Hampir semua penghuninya tengah bercakap mengenai hasil UAS yang baru saja keluar. Ada yang bangga dengan hasilnya, namun tak sedikit yang kecewa. Begitu pula denganku.

“Kalau hasil ini aku berikan pada papa, sudah pasti aku akan dibunuh,” keluhku seraya merutuki hasil belajarku selama satu semester ini. Wajahku mendadak kusut setelah hasil UAS ini keluar.

Kuletakan kepalaku di atas meja. Berbagai bayangan buruk menghantui kepalaku. Bayangan papa marah sambil membanting barang-barang mendominasinya. Ada juga bayangan tetang berbagai VCD film korea yang berjejer rapi di rak belajarku, akan dibakar oleh papa. Aku bergidik ngeri membayangkannya.

“Untung saja ibuku orangnya santai, dan tahu bagaimana kemampuan otakku yang standar ini,” sahut Dena santai. Nilai Dena padahal jauh lebih buruk dari miliku.

“Yah, bersyukur sajalah. Kamu tumbuh di keluarga yang santai, sedangkan aku tumbuh di keluarga yang selalu menuntut banyak akan banyak hal,” gerutuku kesal. Continue reading “Cerpen: Pengejar Nilai Sempurna”

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑