Cari

Kinan Manis

I love reading, writing, and listening

Kategori

Review

Review Aplikasi: IJakarta (Jakarta Digital Library)

ijakarta-logo-56212234ef7e617c0c8b4567

Hayo, kalian sudah tahu belum mengenai aplikasi Ijakarta? Ijakarta adalah pionir perpustakaan digital yang ramai saat ini. Aplikasi Ijakarta ini memiliki tampilan yang mirip dengan Ipusnas yang pernah saya review di sini. Tampilannya mirip, pun dengan cara pakainya. Satu hal yang membedakan adalah koleksi bukunya. Buku yang ada di Ijakarta dan Ipusnas ini saling melengkapi. Kalau satu buku nggak ada di Ijakarta, mungkin di Ipusnas ada. Continue reading “Review Aplikasi: IJakarta (Jakarta Digital Library)”

Iklan

Review: Uglyphobia (2008)

ID_GPU2013MTH04UGLYPHOBIA_B

“Tidak ada yang jelek di dunia ini, kecuali pikiran manusia itu sendiri yang menganggapnya demikian.” (halaman 131)

Standar cantik di Indonesia adalah memiliki kulit putih bersih, langsing, tinggi, berhidung mancung, berambut lurus, dan berkaki jenjang. Ada yang kurang? Mungkin bisa ditambahkan. Saya nggak tahu siapa yang menginisiasi pembentukan mindset tentang standar cantik itu. Namun, itu sungguh terjadi di kehidupan nyata. Continue reading “Review: Uglyphobia (2008)”

Review: Aku Tanpamu (2013)

ID_BHIP2013MTH09ATAN_B

Novel Aku Tanpamu bercerita tentang lika-liku hidup Saskia. Dia memiliki nasib yang cukup buruk. Ibunya pergi meninggalkan dirinya dan sang ayah begitu saja bersama lelaki lain yang cukup kaya. Kemudian ayahnya meninggal tak lama setelah ditinggalkan istrinya. Akhirnya, dia tinggal sebatang kara. Karena kasihan, Hadian (adik ayahnya) meminta gadis itu untuk tinggal di rumahnya. Continue reading “Review: Aku Tanpamu (2013)”

Review: #temantapimenikah (2016)

ayudia bing slamet teman tapi menikah

Mana ada dua orang cewek dan cowok bisa bersahabat tanpa salah satu dari mereka punya perasaan lebih? Rasanya mustahil.” (halaman 140)

Continue reading “Review: #temantapimenikah (2016)”

Review: Revered Back (2015)

28170847

Ada berbagai macam cara manusia mencintai orang yang dicintainya. Di antara banyaknya cara, menganggumi diam-diam adalah yang paling menyakitkan. Dan perasaan yang terlalu lama diendap dalam-dalam tanpa balasan itu… sama menyakitkannya. (halaman 1)

Jana adalah orang yang merasa paling berkuasa di sekolahnya. Ayahnya yang merupakan salah satu donatur sekolahnya, membuat semua orang di sana segan pada Jana. Ia tak memiliki teman karena perangainya yang buruk. Satu-satunya orang yang bersedia berteman dengannya hanya Dimitri. Ia menyukai cowok itu. Ia bahkan tak segan-segan membully siapapun yang mendekati Dimi. Akibatnya, ia menjadi orang yang begitu dibenci di sekolah. Continue reading “Review: Revered Back (2015)”

Review: Tentang Kamu (2016)

97415_f

“Bahkan sejatinya, banyak momen berharga dalam hidup datang dari hal-hal kecil yang luput kita perhatikan, karena kita terlalu sibuk mengurus sebaliknya.” (halaman 257)

Kesan pertama saat melihat novel Tentang Kamu adalah… saya tidak tertarik. Saya bisa berpikiran seperti itu karena gambar sampulnya sangat tidak menarik. Untungnya, kekurangan ini dapat terselamatkan oleh nama Tere Liye di bawahnya. Bila tidak, saya sepertinya nggak akan pernah baca novel ini. Continue reading “Review: Tentang Kamu (2016)”

Review: Incognito (2009)

6687088

“Waktu itu memiliki efek domino. Jika kamu mengubah sejarah hari ini, kamu akan mengubah sejarah hingga lebih dari dua ribu tahun ke depan.” (halaman 80) 

Incognito bercerita tentang petualangan Erik, Sisca, dan Carl melintasi berbagai dimensi waktu. Petualangan mereka bermula saat Erik dan Sisca pergi ke Kota Lama, Semarang untuk membuat tugas sekolah. Tanpa disangka, muncul Carl di depan mereka seperti hantu. Tentu saja Carl bukan hantu. Dia adalah seorang anak Belanda yang berpindah dimensi waktu. Continue reading “Review: Incognito (2009)”

Melewati Semester Tua Bersama ASUS X555QG

asus-amd-laptop-for-everyone-blog-competition-1

“Nggak terasa, ya. Sekarang kita udah semester enam aja.”

“Iya, nggak terasa sama sekali. Kinan, selamat ya. Sekarang kamu udah resmi jadi mahasiswa tua.”

“Heish. Mahasiswa semester tua. Kalau mahasiswa tua sih elu! Enak aja!”

Semester lima telah usai. Selamat datang semester enam!

Konon katanya, semester enam menjadi semester yang cukup horor. Lebih tepatnya, semakin tua, semester maka semakin horor. Tugas-tugas akan semakin sering menyambangi. Akan muncul berbagai mata kuliah yang berkaitan dengan penelitian dan segala pendukung mata kuliah skripsi di semester delapan. Pada jurusan yang saya ambil, semester ini banyak mata kuliah yang menuntut keterampilan mengajar serta berbagai keterampilan yang berbau seni dan kreativitas. Edit gambar? Wajib bisa. Edit musik? Harus bisa. Buat perangkat pembelajaran? Kalau yang ini harus di luar kepala. Continue reading “Melewati Semester Tua Bersama ASUS X555QG”

Review: The Architecture of Love (2016)

30292329

“People say that Paris is the city of love, but for Raia, New York deserves the little more. It’s impossible not to fall in love with the city like it’s almost impossible not to fall in love in the city.” (halaman 31)

The Architecture of Love menceritakan kisah seorang Raia, penulis yang sedang mengalami writer’s block. Dia pergi ke New York untuk liburan sekaligus mengatasi masalahnya tersebut. Namun, setelah beberapa saat tinggal di sana, ia tak jua menuliskan kalimat pertama novel terbarunya yang terus-terusan ditagih editornya.

Continue reading “Review: The Architecture of Love (2016)”

Blog di WordPress.com.

Atas ↑