Cari

Kinan Manis

I love reading, writing, and listening

Cerita Acak Selama Libur Nge-Blog

Hai semuaaaa! Kinan akhirnya kembali lagi ke dunia per-blog-an setelah kabur beberapa saat. Kira-kira sudah satu bulan saya nggak memposting tulisan di sini. Kamu tahu apa artinya? Resolusi saya tentang target menulis tahun ini GATOT! Gagal total!

Nah, sekarang saya mau cerita tentang kegiatan yang saya lakukan selama sebulan ini. Apa sih hal-hal yang bisa membuat saya sampai meninggalkan kewajiban posting tulisan di blog selama sebulan lebih? Continue reading “Cerita Acak Selama Libur Nge-Blog”

Iklan

Empat Tahun ‘Ikut’ SBMPTN

SBMPTN

Siapa yang pernah ikut Seleksi Bersama Masuk PTN? Yuk angkat tangan!

Hmm, sebelumnya saya mau mengucapkan selamat dan sukses buat adik-adik semua yang sedang mengikuti SBMPTN. Semoga semua yang kalian usahakan selama ini membuahkan hasil yang manis. Percayalah bahwa usaha nggak akan pernah mengkhianati hasil. Tetap semangat! Continue reading “Empat Tahun ‘Ikut’ SBMPTN”

Review Aplikasi: IJakarta (Jakarta Digital Library)

ijakarta-logo-56212234ef7e617c0c8b4567

Hayo, kalian sudah tahu belum mengenai aplikasi Ijakarta? Ijakarta adalah pionir perpustakaan digital yang ramai saat ini. Aplikasi Ijakarta ini memiliki tampilan yang mirip dengan Ipusnas yang pernah saya review di sini. Tampilannya mirip, pun dengan cara pakainya. Satu hal yang membedakan adalah koleksi bukunya. Buku yang ada di Ijakarta dan Ipusnas ini saling melengkapi. Kalau satu buku nggak ada di Ijakarta, mungkin di Ipusnas ada. Continue reading “Review Aplikasi: IJakarta (Jakarta Digital Library)”

Susahnya Menjadi Generasi Milenial: Ketergantungan pada Smartphone

“Lemes banget sih, Kinan. Kenapa kamu?”

“Iya nih. Aku sedih banget.”

“Lha kenapa?”

“Kuotaku habis. Smartphone tanpa kuota tuh rasanya kayak makan soto tapi nggak pakai kecap. Aneh!”

“Asdfghjkl”

Continue reading “Susahnya Menjadi Generasi Milenial: Ketergantungan pada Smartphone”

Amanah Pernah Salah Memilih Pundak

Orang bilang, amanah tidak akan salah memilih pundak. Lalu, bagaimana bila amanah itu diberikan pada seseorang yang kurang tepat, hanya karena yang lainnya tidak mau menerima amanah itu? Continue reading “Amanah Pernah Salah Memilih Pundak”

Review: Uglyphobia (2008)

ID_GPU2013MTH04UGLYPHOBIA_B

“Tidak ada yang jelek di dunia ini, kecuali pikiran manusia itu sendiri yang menganggapnya demikian.” (halaman 131)

Standar cantik di Indonesia adalah memiliki kulit putih bersih, langsing, tinggi, berhidung mancung, berambut lurus, dan berkaki jenjang. Ada yang kurang? Mungkin bisa ditambahkan. Saya nggak tahu siapa yang menginisiasi pembentukan mindset tentang standar cantik itu. Namun, itu sungguh terjadi di kehidupan nyata. Continue reading “Review: Uglyphobia (2008)”

Yuk, Wisata Kuliner di Pasar Raya Boga Jogjakarta #3!

29738900_1921898811216860_3793544982476881920_n

Sore sudah menjelang, cacing di perut mulai berperang. Setelah membuat properti untuk tugas seni tari, saya dan teman-teman janjian untuk pergi ke acara yang sedang berlangsung di Stadion Mandala Krida. Sejak pagi, sudah terlihat keramaian di sana. Btw, kampus saya ini letaknya persis di sebelah selatan stadion tersebut. Setiap acara yang ada di stadion, dapat dipantau langsung dari kampus. Setelah mencari tahu dari sana sini, saya tahu bahwa di Mandala sedang ada Pasar Raya Boga. Continue reading “Yuk, Wisata Kuliner di Pasar Raya Boga Jogjakarta #3!”

Tentang Begadang

panda-304322_960_720
pixabay.com

“Begadang jangan begadang. Kalau tiada artinya~”

Raja dangdut negeri ini, Rhoma Irama, sudah berulangkali mengingatkan seluruh umat manusia bahwa begadang itu tidak dianjurkan. Begadang hanya boleh dilakukan ketika ada artinya. Tapi sayangnya, nggak semua orang mengikuti anjurannya. Begadang masih dianggap sebagai hal yang menyenangkan. Yah. Apalagi kalau menonton bola! Continue reading “Tentang Begadang”

Fanfiction: Dua Perempuan yang Hilang

Mata ibuku terbuka, tapi tertutup. Matanya terbuka lebar, mampu melihat diriku tumbuh besar. Namun, matanya tertutup. Ia menutup mata pada rasa sayangku untuknya. Di matanya, aku hanya seorang anak sial yang penuh kekurangan. Kehadiranku adalah kesalahan. Nafasku adalah kesulitan. Langkahku adalah hambatan. Percakapan kami hanya berisi kemarahan. Kemarahan yang sudah lama dipendam padaku. Aku tak mampu melawan. Continue reading “Fanfiction: Dua Perempuan yang Hilang”

Blog di WordPress.com.

Atas ↑